Semua artikel

Biaya Ujian Kertas vs Ujian Digital: Hitungan untuk 5.000 Peserta

Cetak naskah dan LJK untuk ribuan peserta cepat menghabiskan anggaran. Berikut perbandingan biaya ujian kertas dan ujian digital di Gogotes, lengkap dengan contoh hitungannya.

Tim Gogolabs · · Baca dalam Bahasa Inggris

Ujian kertas terlihat murah sampai Anda menghitung semuanya. Naskah soal, kertas LJK, pengawas, dan waktu koreksi manual menumpuk setiap kali ujian digelar. Artikel ini menghitung selisihnya dengan angka yang bisa Anda cek sendiri.

Komponen biaya ujian kertas

Ujian kertas memerlukan biaya per peserta yang berulang: cetak naskah, kertas jawaban, dan distribusi. Setelah itu ada biaya tenaga, yaitu koreksi manual dan rekap nilai yang bisa memakan jam kerja evaluator.

Hitungan untuk 5.000 peserta

Kalkulator di halaman harga Gogotes memakai asumsi berikut, dan Anda bisa mengubahnya sesuai kondisi lembaga Anda:

  • Ujian kertas: sekitar Rp5.000 per peserta, sudah termasuk cetak dan kertas.
  • Ujian digital di Gogotes: Rp2.000 per peserta. Satu kredit dipakai saat peserta memulai sesi ujian, dan peserta yang tidak hadir tidak memakai kredit.

Untuk 5.000 peserta, ujian kertas mengeluarkan sekitar Rp25.000.000. Ujian digital mengeluarkan sekitar Rp10.000.000. Selisihnya sekitar Rp15.000.000 untuk satu kali ujian.

Tanpa biaya langganan

Mendaftar dan menyiapkan bank soal, paket, dan peserta di Gogotes tidak dipungut biaya. Tidak ada langganan bulanan. Kredit hanya terpakai ketika peserta benar-benar mengerjakan ujian, jadi bulan tanpa ujian juga berarti bulan tanpa biaya.

Koreksi otomatis, koreksi esai, dan ekspor nilai tidak memakai kredit tambahan.

Yang perlu diperhatikan

Angka di atas adalah estimasi. Biaya cetak di setiap sekolah atau lembaga berbeda, dan biaya internet atau perangkat peserta tidak dihitung di sini. Sebelum membandingkan, hitung biaya cetak dan koreksi dari ujian Anda yang terakhir.